Jumat, 12 April 2013

Bukan untukku


Jika memang tak baik untukku
Musnahkan segera dari ku
Hadirkan sosok yang baru
Harapan hampa tlah menunggu
Dia dan aku berbeda
Dia sempurna
Seolah-olah memang sempurna
Aku sangat lain
Benar-benar lain
Aku tak seorang yang alim
Ayahku pemabuk
Ibuku orang biasa
Sungguh benar tak pantas
Tak sederajat
Kau dan aku memang berbeda  

Salah


Salah  
Dulu kau tak begini
Kau mengerti apa yang ku mau
Kau tahu apa yang ku pinta
Kau tahu apa yang ku rasa
Tapi kini kau tlah berubah
Kau pemarah
Kau tega
Kau pemaksa
Kini kau gila kehormatan
Kau gila akan pujian
Tapi kau salah
Benar-benar salah

Harapanku


Harapanku
Ya Allah ya Tuhanku
Ya Allah ya Rohman
Tuhan penguasa alam
Maha pengasih
Lagi maha penyayang
Restu tak hadir dalam hidupku
Kemanakah harus ku cari
Ku tlah lelah olehnya
Sejenak ku tlah jadi bonekanya
Dan ku tlah berdoa
Ya Allah ya Wahabb
Sampai kapan ini berakhir
Ku hanya bisa berharap
Berharap akan restunya
Restu yang tiada ku dapatkan


Egois


Oh Tuhan engkau sengaja ciptakan bola mata ini
Untuk melihat sisi baik buruk kehidupan
Matanya dibutakan bayangan semata
Semua tak baik baginya
Kau seorang tahu agama
Kau seorang  yang disegani
Kau seorang panutan
Kau seorang penutur
Tapi kau egois
Memandang sebelah mata
Ini salah
Itupun salah
Itulah penilaianmu
Hanya anak madrasyah yang kau suka
Tak perlu tahu semua
Tulus hatinya
Jelas baik adanya

Bahagia



Merah merona raut wajahku
Dengar tiga kata terucap manis olehmu
I LOVE YOU
Menggelitik hebat di hati
Terkunci rapat mulutku
Dag dig dug
Detak jantungku
Tiada bisa terkendali
Tetes keringat membasahi dahi
Pucat raut wajahnya
Tajam tatapannya
Seakan takut datangnya jawaban pahit
Empat kata terucap olehku
I LOVE YOU TOO
Tersenyumlah dirinya
Dan bahagialah diriku